Pria kelahiran 4 Naret 1985 itu sangat prihatin melihat banyaknya nasabah bank yang kehilangan uangnya. Wisnu malah sampai berujar kalau dirinya memilih dipalak daripada rekeningnya kosong karena dicuri.
"Kalau gue sih lebih baik dipalak karena gue tahu yang malak gue. Kalau dicolong kan sakit hati banget," ujarnya ketika ditemui di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (21/1/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang makin banyak yang mendapatkan uang secara cepat dan praktis tapi enggak halal," imbuhnya
Wisnu meminta kepada bank untuk lebih serius dan peduli melindungi keamanan simpanan para nasabah. Jika nasabahnya mengalami pencurian seperti yang sedang marak, Wisnu berharap bank mengganti sepenuhnya tanpa proses yang berbelit-belit.
(fjr/fjr)











































