Artis Anne J Coto menjadi salah satu pihak yang mencoba untuk memberikan saran terhadap fatwa-fatwa tersebut. Ia berpendapat masih banyak hal krusial dan sensitif yang perlu mendapat perhatian lebih, ketimbang mengurusi beberapa persoalan yang sepele.
"Seharusnya MUI itu lebih mengurusi masalah-masalah yang prinsipil, kayak yang nggak boleh itu punya bini yang banyak," ujarnya saat ditemui di acara ulang tahun aktris Jenny Rachman di Gedung Arsip Nasional, Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (18/1/2010) malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Anne juga menyoroti pendidikan serta kesehjateraan beberapa kelompok masyarakat yang selama ini malah terkesan dipinggirkan. Anne berharap pengangguran dan pelacuran bisa mendapat perhatian lebih daripada meributkan fatwa haram.
(fjr/fjr)











































