"Kita sedih karena kasus Luna Maya itu diobok-obok oleh orang luar. Malah ada yang mempolitisir. Organisasi luar yang ingin mencari popularitas," ujar Tarman dalam acara 'Konselerasi Internal, Legalitas Formal Infotainment Sebagai Wartawan,' di kantor PWI, Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (12/1/2010).
Menurut Tarman, seharusnya hal seperti itu tidak bisa dibiarkan. Ia pun menganjurkan agar para wartawan infotainment kompak dan menjadikan kasus tersebut sebagai pelajaran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelopor infotainment di televisi, Ilham Bintang, mengamini penjelasan Tarzam. Menurut Ilham, pekerjaan infotainment sama dengan wartawan lainnya.
"Cara kerja mereka rutin kok, setiap hari menjalankan tugas dan fungsi jurnalistik," tuturnya.
(eny/eny)











































