Berdasarkan data yang dirangkum detikhot, di sejumlah stasiun televisi, tayangan infotainment tetap digemari. Tiga infotainment yang tayang di stasiun televisi SCTV misalnya, Hallo Selebriti, Was-was dan Hot Shot. Ketiga infotainment tersebut sharenya tidak mengecewakan.
Dari data AGB Media Research Nielsen, pada pekan lalu, share untuk Hallo Selebriti rata-rata 18,5 persen. Artinya dari seluruh penonton televisi, sekitar 18,5 persen menonton tayangan infotainment yang sudah berusia 10 tahun itu. Sedangkan untuk infotainment Was-was, sharenya sekitar 14,8 persen dan Hot Shot, 15 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Belum ada pengaruhnya, stabil," jelas Hadiansyah saat berbincang dengan detikhot melalui telepon Senin (28/12/2009).
Sampai akhir pekan lalu, menurut Hadi, share infotainment Insert cukup baik. Untuk Insert Siang yang di antaranya dibawakan Cut Tari dan Indra Herlambang, sharenya 13,9 persen.
Pada stasiun televisi Indosiar, tayangan infotainmentnya 'Kiss' juga tetap digemari. Menurut Humas Indosiar, Gufron Sakaril, Kiss yang tayang di sore hari, pada pekan lalu, sharenya antara 10-12 persen.
Meski infotainment tetap diminati, pihak stasiun televisi tidak menutup mata dengan sorotan pada tayangan mereka tersebut. Gufron berujar, setiap waktu, pihaknya memang selalu mengevaluasi konten acara mereka.
Hanya saja Gufron meminta agar masyarakat yang mengkritik tidak melihat sisi jelek infotainment saja. "Selain sisi buruk, ada sisi baiknya. Kadang lewat infotainment, orang jadi lebih waspada, lebih ngerti," ujarnya. Gufron menambahkan, selama ini infotainment yang ditayangkan, cara kerjanya juga sesuai dengan kode etik jurnalistik.
Senada dengan Gufron, Corporate Secretary GlobalTV Haris Jauhari, juga mengatakan kalau pihaknya tidak pernah menanyangkan berita yang hanya isu semata. Malah menurut Haris, di GlobalTV tidak ada infotainment, yang ada adalah berita hiburan.
"Kami tidak punya infotainment seperti yang dibicarakan karena kami dasarnya news. Konsepnya berdasarkan news, ada fakta dan harus cover both side. Tidak akan kami tayangkan tanpa cover both side," urainya.
Sekadar informasi, GlobalTV memiliki Obsesi sebagai berita hiburan. Berita tersebut, ditegaskan Haris, dibuat oleh tim news.
Mengenai sorotan pada infotainment, pihak Global TV pun tidak akan menutup diri. "Tentu saja kita bersikap positif. Kita terima. Semua yang baik kita adopsi. Yang lebih mendidik, kami akan buat," tandas Haris.
(eny/eny)











































