Infotainment menginginkan adanya komitmen antara pihak-pihak yang terlibat seperti PWI (Persatuan Wartawan Indonesia), AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia), dan Luna. Infotainment ingin jaminan pasti kalau Luna tak akan mengulangi perbuatannya.
"Nggak ada masalah kalau laporan dicabut. Kita sih baik-baik aja, asal ada komitmen antara PWI, AJI, Luna, dan kita semua. Asal ini tidak terjadi ke depannya," kata R. Prio Wibowo, perwakilan pihak Infotainment, saat dihubungi detikhot via ponselnya, Selasa (22/12/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sih sah-sah saja, hak orang," katanya.
Gara-gara kasus Luna juga, kini banyak anggapan miring pada infotainment. Malah tak sedikit yang meminta agar tayangan infotainment ditiadakan.
"Kalau bisa jangan, karena banyak orang yang bergantung hidupnya di infotainment. Lagi pula kami sudah tergabung di organisasi resmi di PWI," tutur Prio lagi.
Lebih lanjut Prio menegaskan, infotainment sudah pantas dikatakan sebagai wartawan. Meski selama ini, orang-orang bekerja di belakang infotainment lebih sering disebut bukan wartawan.
"Selama ini kan kami wartawan infotainment, bukan pekerja infotainment," tandasnya.
(ebi/eny)











































