"Almarhum mau bukan warung makan. Udah ada rencana mau buka di kawasan Cilangkap," ujar Maulana, anak sulung Meggy ditemui di rumah duka, Jl. Anggur, Kav. DKI, Blok E I/17-18, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2009) pagi hari.
Meggy sudah membuat konsep tentang rumah makan idamannya tersebut. Ia sangat berharap usahanya itu bisa menyatukan anak-anaknya yang sudah mulai sibuk masing-masing.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kini impian Meggy hanya sebatas rencana. Sang anak belum tahu apakah mungkin melanjukan cita-cita ayahnya tersebut. Meggy telah dipanggil Yang Kuasa pada 21 Oktober 2009 pukul 23.30 WIB karena serangan jantung. (yla/yla)











































