"Saya selalu berfikir tidak ada yang abadi nothing last forever, kita itu hanya titipan daripada Tuhan, kita balik ke basic aja bahwa kita akan kehilangan dan kembali pada Nya," ujarnya bijak saat ditemui di Balai Kartini, Jl Gatot Soebroto, Jakarta Selatan, Sabtu (5/9/2009) malam.
Kesibukan sang suami diakui Feby juga membuat dirinya merasa tak ada teman bicara. Untungnya Feby berusaha untuk berpikir mandiri dengan banyak berkumpul dengan sejumlah temannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
