Setelah disalatkan di Masjid Ja'mi Nurul Yaqin, jenazah kembali dibawa ke Aula Bengkel Teater. Hal ini dilakukan agar keluarga bisa menghormati sosok yang mereka cintai untuk terakhir kalinya.
Saat istri dan anak-anak Rendra mencium kening Sang Burung Merak, puluhan orang yang terdiri dari sahabat, murid dan masyarakat umum menangis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT











































