"Kelantan memang menolong Shaliha. Mereka membawa dia ke sini, membiayai tapi kasus ini nggak ada hubungannya sama kasus Manohara dan Tengku Fakhry," ujar Ratna Sarumpaet selaku aktivis pembela perempuan saat mendampingi Shaliha ke Kedubes Prancis di Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (3/8/2009).
Menurut Ratna, tak ada keinginannya menjelek-jelekkan Daisy juga Manohara. Ia hanya memaparkan sebuah fakta yang nyata. Sama sekali tak bermaksud untuk mencemarkan nama baik siapapun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Masih menurut Ibunda arti Atiqah Hasiholan itu, Shaliha tak bermaksud untuk numpang tenar atau memanfaatkan keadaan. Perempuan yang diakui sebagai anak angkat oleh Daisy itu menurut Ratna hanya menuntut keadilan.
"Shaliha nggak mau main sinetron dan dia ke sini hanya ingin Daisy ditangkap,Β menuntut keadilan.Β Dia juga masih sekolah di Prancis. Aku akan terus berusaha agar Daisy ditangkap," tegas Ratna lagi.
(kee/kee)











































