"Okie mengambil keputusan yang sudah mempermainkan masa depan saya, masa depan Okie sendiri dan masa depan anak-anak saya," jelasnya saat ditemui ketika baru tiba dari Makassar di Terminal 2F, Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Kamis (30/7/2009).
Pasha bukan takut dengan ancaman hukuman yang dikenakan kepadanya, namun lebih kepada nama baik dan reputasinya selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Okie sudah tidak lagi menganggap saya sebagai bapak dari anak-anak kami. Dalam hal ini Okie menganggap saya sebagai orang lain. Dan saya pun akan menghadapi dia sebagai orang lain," cetusnya. (fjr/fjr)











































