"Bom yang meledak merknya 'Ainur Bom' rakitan Inul Ratu Ngebom," begitu isi SMS yang diterima Inul pada 17 Juli lalu.
Dituduh merakit bom untuk membuat Inul geram. Pedangdut asal Jawa Timur itu pun melaporkan si pengirim SMS kepada pihak kepolisian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Siapa pelaku teror SMS itu? Apakah orang yang juga menuduh rumah Inul menjadi tempat perakitan bom?
"Saya tidak mau menuduh tapi kita ada nomor teleponnya," pungkasnya.
(hkm/hkm)











































