Bahkan kabarnya selain Demerol, Jackson juga mengkonsumsi dua obat penahan rasa sakit lainnya: Dilaudid dan Vicodin. Padahal konsumsi obat jenis narkotika lebih dari satu macam itu sudah berpotensial mematikan.
Bahkan menurut sejumlah teman keluarga Jackson, Murray tidak segera menelepon 911 saat menemukan Jackson tak sadarkan diri dan tak bernafas di kamarnya. Layanan darurat 911 baru dihubungi setelah ayah Jackson gempar saat diberitahu mengenai kondisi putranya oleh petugas keamanan di rumah Jackson.
Demikian seperti diberitakan New York Post dan dilansir harian Telegraph , Senin (29/6/2009).
Saat seseorang yang tidak disebutkan namanya menghubungi 911, Murray terus berusaha menyelamatkan Jackson dengan melakukan CPR. Menurut media New York Post, putra Jackson yang berusia 12 tahun, Prince Michael melihat langsung saat Murray mencoba menyadarkan kembali ayahnya.
Selain isu soal suntikan obat Demerol, keluarga Jackson kian mencurigai Murray karena pria itu sempat menghilang di hari kematian Jackson. Padahal dia dibutuhkan untuk menandatangani surat kematian Jackson.
Penyebab pasti kematian Jackson memang masih misterius. Namun hasil otopsi yang bocor ke media menunjukkan bahwa di perut Jackson tidak terdapat makanan. Yang ada hanyalah pil-pil obat yang ditelannya sebelum kematiannya. Wah! (ita/ita)











































