"Ah nggak lah, nggak benar, nggak betul, apa urusannya kita sama demo-demo kayak gitu," jelas Zulhendri Hasan, kuasa hukum Suhaebi saat dihubungi detikhot lewat telepon, Selasa (23/6/2009).
Zulhendri tak percaya kalau kliennya sampai menjadi aktor intelektual di belakang aksi demo yang memprotes Adhyaksa Dault. Walau secara pribadi keduanya berseteru, namun Zulhendri menjamin kalau Suhaebi lebih memilih jalur hukum.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tak hanya itu mereka juga menuntut Adhyaksa menghentikan pernyataan yang bersifat kesukuan yang berpotensi memecah belah persatuan. Aksi demo itu berakhir ricuh karena dibubarkan paksa oleh kepolisian.
(fjr/fjr)











































