"Saya bukan contoh yang baik kalau menyetir mobil. Saya nih terlalu santai, jadi nyusahin orang yang di belakang, makanya sering diklakson. Saya kalau naik mobil lebih sering sama supir," ujarnya saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Reza mengaku pribadi yang sangat hati-hati setiap berkendara. Bukan karena penakut. Tapi demi keselamatan dirinya dan juga orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pelantun 'Satu Yang tak Bisa Lepas' itu juga meminta polisi menertibkan arena balap liar yang menganggu kenyamanan dan keamanan umum. "Iyah tuh, motor yang ngetrek-ngetrek cuman bikin pusing aja, ini kan jalanan umum, bukan sirkuit," pungkasnya.
(fjr/fjr)











































