"Kita semua dibohongi. Terlalu banyak kebohongannya dan sama kita selalu berkelit," ujar Rosita, tante Cici, saat ditemui di rumah pedangdut itu di Jl Swasembada Barat Raya 6, Plumpang, Jakarta Utara, Kamis (18/6/2009).
Kebohongan Suhaebi pertama kali diketahui keluarga Cici saat seorang perempuan bernama Neni mengaku sebagai istri sah dari pengusaha tersebut. Padahal saat melamar Cici, Suhaebi hanya mengaku sudah resmi bercerai dari istrinya yang bernama Sophie. Akta cerai pun dibawanya sebagai bukti.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga akhirnya petaka Minggu (14/6/2009) malam di kawasan Puncak, Bogor terjadi. Cici ditabrak mobil Suhaebi saat memergoki sang suami bersama perempuan lain.
"Jadi di sini itu sebenarnya kita hanya ingin membuktikan ternyata kamu (Suhaebi-red) memang bohong. Kita hanya ingin dia menginsyafi kebohongannya. Tapi yang akhirnya terjadi malah kebohongan lagi," tukas Rosita.
Kebohongan lagi yang dimaksud Rosita adalah soal bantahan Suhaebi menabrak Cici. Pria tersebut juga mengaku dihadang enam pria berbadan kekar yang menurutnya orang-orang suruhan Cici.
"Berkali-kali saya bilang kalau orang berbadan kekar atau body guard bawa pistol itu nggak ada. Jebakan itu tidak ada. Hanya ada keingintahuan Cici suaminya di mana," urainya.
(eny/eny)











































