"Dia terancam nyawanya. Laporan KDRT itu tidak benar karena ada penghadangan," jelas pengacara Suhaebi, Zulhendri Hasan saat ditemui di Polres Bogor, Jawa Barat, Kamis (18/6/2009). Zulhendri mendampingi kliennya melaporkan balik Cici.
Suhaebi mengklaim mobilnya dihadang enam orang berbadan kekar. Dua dari enam orang tersebut membawa senjata api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akibat yang timbul itu adalah tersungkurnya Cici karena ditabrak mobil Suhaebi. Pihak Suhaebi keukeuh Cici tersungkur karena memang Suhaebi tidak melihat ada sang istri.
Bukan hanya merasa nyawanya terancam, menurut Zulhendri, perempuan yang dipergoki semobil bersama Suhaebi, Ami juga mendapat kekerasan dari enam orang berbadan kekar tersebut. "Ami lecet-lecet kareena diseret sama sebagian orang itu. Melarikan diri minta perlindungan sah-sah saja kan," tandasnya.
(eny/eny)











































