Farhan membiasakan memeluk anaknya setiap pergi dan pulang bekerja. Cara itu ampuh sehingga membuat kedua putranya saling menyayangi dan tak sulit diatur.
"Ada dua yang gue terapin, pertama gue selalu tekankan ke anak saya 'lebih penting jadi orang baik dari pada orang pinter'. Kedua, gue biasakan memeluk mereka agar timbul rasa sayang dan saling menghargai," katanya saat berbincang dengan detikhot di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernah suatu saat putra kedua Farhan, Muhammad Bisma Wibisana (8) tidak mau sekelas dengan kakaknya, Muhammad Ridzky Khalid (10). Alasannya karena Bisma merasa gengsi kalau adik kakak sama-sama duduk di kelas 3 SD. Kemudian istri Farhan, Ariyatri memberikan pilihan pertanyaan kepada Bisma.
"Istri gue tanya, seandainya kakak kamu dijahili, apa yang kamu mau lakukan? Membiarkan atau membelanya. Akhirnya Bisama pilih untuk membela kakaknya yang mempunyai keterbelakangan mental. Itulah hasil dari gue membiasakan pelukan," cerita Farhan.
(ebi/yla)











































