"Saya sih ngerasanya digiring pada dua kemungkinan. Jangan-jangan ada konspirasi dia (Antasari) bisa dijebak atau bisa jadi dia itu benar-benar bobrok," ujarnya saat ditemui di kediamannya, Tebet, Jakarta Selatan, Sabtu (9/5/2009).
Sutradara 'Jamila dan Sang Presiden' tersebut juga mengkhawatirkan dampak kasus ini terhadap masyarakat. Ia pun berharap supaya masyarakat lebih jeli dalam melihat kinerja orang-orang yang duduk di pemerintahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga cukup prihatin kenapa kasus ini harus berbau-bau perselingkuhan. Namun Ratna sepertinya tak mau terlalu ambil pusing, ia hanya ingin yang bersalah mendapat hukuman yang setimpal.
"Ya yang salah harus dihukum mati," pungkasnya.
(hkm/hkm)











































