"Itu memang sepatu saya. Saya inget sekali bagian depan sepatu kanan ada goresan bekas saya jatuh dari tangga. Saya beli sepatu itu di Inggris tahun 2007 lalu," jelas Moreno saat menjawab pertanyaan majelis hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2009).
Sepatu warna hitam berukuran 42 itu selalu digunakan Moreno setiap kali dirinya menghadiri acara-acara resmi. Ia pun juga tidak pernah meminjamkan sepatu itu ke orang lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Moreno membantah kalau sepatu senilai jutaan rupiah itu pernah digunakan untuk menganiaya atau melecehkan secara seksual Agung Setyawan. Ia hanya tahu kalau sepatu tersebut tiba-tiba diminta oleh polisi untuk dijadikan barang bukti.
"Sepatu itu dijadikan bukti dari rumah saya, pembantu saya yang kasih. Lalu saya menandatangani berita acara penyitaan," pungkasnya.
(eny/eny)
