Walau terlihat tomboi dan slengean, perempuan yang akrab disapa Mel itu mengaku punya sisi feminin yang dominan. Feminin masa kini di mata Mel tak harus berkebaya.
"Kalau dulu mungkin kayak gitu bagus (berkebaya .red). Nggak hanya pakai kebaya aja yang bisa nunjukin kalau dia wanita," tutur Mel ditemui di Kempinski Grand Ballroom, Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sayangnya promo lagu tersebut mendapat hambatan dari media televisi dan radio. Lagunya ditolak tayang karena dianggap bermuatan politik.
"Saya sering bikin lagu-lagu yang nyeleneh. Jadi ada penolakan ini sih saya biasa aja," jelas Mel santai.
(yla/yla)











































