detikHot

celeb

Manohara Dipisahkan dari Ibunya Usai Umroh

Senin, 20 Apr 2009 20:58 WIB - detikHot
Jakarta - Hingga Kini Daisy Fajarina, ibunda model Manohara Odelia Pinot, belum bertemu lagi dengan anaknya sejak melangsungkan ibadah umroh pada Februari 2009 lalu. Daisy bahkan terakhir berkomunikasi dengan putrinya pada 19 Maret 2009 lalu.

"Tanggal 19 Maret Manohara nelepon sambil nangis ke saya, itu terakhir kali dia berbicara dengan saya," ujar Daisy saat ditemui di restoran Ampera, Jl KH Ahmad Dahlan, Jakarta Selatan, Senin (20/4/2009).

Setelah pengakuan Manohara pada Daisy soal kegadisannya yang direbut oleh Tengku Muhammad Fakhry pada awal 2007 lalu, pangeran Kerajaan Kelantan Malaysia itu mengaku siap bertanggung jawab. Mereka lalu menikah pada 26 Agustus 2008 lalu saat usia Manohara belum genap 17 tahun.

Daisy pada awalnya mengaku bahagia melihat anaknya dinikahi pria kaya dan terhormat di Malaysia. Tapi ternyata bersuamikan pangeran kaya dan tinggal di istana megah tidak membuat Manohara bahagia.

Saat Manohara sakit, ia dilarikan ke sebuah rumah sakit di Singapura. Manohara pun memanfaatkan momen itu untuk melarikan diri ke Indonesia. Saat di Indonesia itu lah Manohara bercerita banyak soal penderitaannya kepada sang ibu dan kakaknya, Dewi Pinot.

Puncak kegusaran Daisy ialah seusai dirinya, Manohara dan Dewi diajak umroh oleh keluarga Tengku pada Februari 2009 lalu. Saat itu Daisy mengaku menyambut baik tawaran keluarga Tengku umroh untuk memperbaiki silaturahmi yang sempat renggang. Keluarga kerajaan mengajak Daisy sekelurga umroh juga untuk bisa membawa kembali Manohara ke Malaysia.

Setelah usai menjalankan ibadah umroh bukannya ketenangan yang didapat Daisy, anaknya malah dibawa kabur Tengku dengan menggunakan pesawat jet pribadi.

"Pas tanggal 9 maret 2009, Manohara bareng sama Tengku, naik mobil di depan, beda mobil dengan saya. Saat tiba di bandara kita bukan menuju ke terminal biasa, tapi ke terminal pribadi. Pas Manohara naik pesawat, saya juga mau naik tangga, tapi pintu pesawatnya sudah ditutup," urainya.

Kini Daisy berharap banyak kepada Pemerintah Indonesia untuk bisa memulangkan putrinya secepat mungkin.



(fjr/fjr)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com