"Aku mau jadi ibu menteri aja deh, soalnya kalau jadi ibu negara terlalu pusing," ujarnya sembari tersenyum saat ditemui di studio Global TV, Pangadegan, Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (8/4/2009) malam.
Komentar Maia itu menjawab pertanyaan soal kabar kedekatannya dengan sosok Prabowo Subianto dan kemungkinan ia bisa menjadi pendamping mantan Pangkostrad itu jika kelak terpilih jadi Presiden RI. Tentu jawaban Maia itu sebatas guyonan untuk menangkis gosip kedekatannya dengan Prabowo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja Maia mendukung jika Presiden RI berikutnya berasal dari kalangan militer. "Saya setuju kalau Presiden masih dari kalangan militer. Soalnya kita butuh pemimpin bertangan besi," tuturnya.
Alasan pelantun 'Pengkhianat Cinta' itu mendambakan pemimpin bertangan besi karena ia melihat makin banyak pelanggaran hukum di Indonesia.
Lalu apakah Maia akan ikut mencontreng hari ini? "Insya Allah aku nyontreng, walau sebenarnya aku susah bangun pagi, tidurnya aja pagi," pungkasnya. (fjr/fjr)











































