Walau tak lama, Doni sempat aktif dalam pementasan Srimulat. Dalam satu pentas, Donny tak bisa melupakan beberapa petuah dari sang seniornya itu. Justru Timbul lah yang membuatnya bersedia bergabung di pertunjukan Srimulat.
"Sosok Timbul itu seperti guru. Dia sempat ngomong, kalau mau mendalami peran, dalami teater dulu. Sejak itu saya aktif di pentas Srimulat," ujar Donny ditemui detikhot di rumah duka, Jl. Cendrawasih VIII no 13, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (27/3/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap gue ngelawak, pasti dia bantuin. Ada tektoknya. Di situ benar-benar saya bisa ketawa ngakak," jelasnya.
Rasa kehilangan yang mendalam dialami Donny. Namun ia mengaku telah ikhlas menerima kepergian pria bernama lengkap Timbul Suhardi itu. Donny akan menyimpan kenangannya bersama Timbul dengan rapat.
(yla/yla)











































