Hal tersebut sesuai dengan keterangan kuasa hukum korban, Malik Bawazier. Menurut dia, ada tiga TKP penculikan dan pengeroyokan terhadap korban, yaitu Karaoke Menara Imperium, Hotel Ibis Tamarin serta kantor PT. Tetranusa yang tak lain adalah milik Marcella Zalianty. Kantor di bilangan Cikini itu adalah tempat polisi menyelamatkan korban. Saat penangkapan terjadi, Malik menekankan, Ananda Mikola beserta sang adik Moreno Suprapto ada di lokasi.
"Tadi sore sekitar pukul 17.00 terjadi penangkapan pelaku dan penyelamatan korban di kantor Tetranusa di bilangan Cikini. Ikut ditangkap pembalap indonesia terkenal AM dan MS," tegas Malik yang ditemui di Polres Jakarta Pusat, Rabu (3/12/2008) tengah malam. AM dan MS yang dimaksud diyakini sebagai Ananda Mikola dan Moreno Suprapto.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Malik juga berujar bahwa saat penangkapan terjadi, Marcella sudah meninggalkan lokasi. Ia hanya bisa memastikan bahwa Ananda dan Moreno termasuk dari lima orang yang tengah diperiksa. Pria berkacamata itu tak yakin Marcella ada di antaranya.
Saat ini sang korban Agung Setiawan masih dalam keadaan syok. Masih menurut keterangan Malik, kliennya kini telah dirawat dan divisum oleh dokter.
(kee/asy)











































