Butet Kartaredjasa Sindir Sophan Sophiaan Lewat Buku

Butet Kartaredjasa Sindir Sophan Sophiaan Lewat Buku

- detikHot
Kamis, 27 Nov 2008 11:45 WIB
Butet Kartaredjasa Sindir Sophan Sophiaan Lewat Buku
Jakarta - Budayawan Butet Kartaredjasa membuat sebuah buku yang menyoroti masalah keartisan. Dalam bukunya ia sempat menyindir almarhum Sophan Sophiaan. Mengapa?

Sebuah buku bejudul 'Presiden Guyonan' ditulis budayawan Butet Kartaredjasa. Buku tersebut berisi 54 naskah beberapa media cetak yang menceritakan beberapa kejadian penting di Indonesia.

Dalam buku itu ada seorang tokoh bernama Mas Celathu yang mengungkapkan pandangannya terhadap Indonesia, lewat guyonan dan sindiran halus. Dalam buku tersebut laki-laki kelahiran Yogyakarta itu juga menyindir kehidupan artis. Almarhum Sophan Sophiaan termasuk salah satu artis yang disindir lewat buku tersebut. Butet menyindir perayaan Hari Kebangkitan Nasional, yang dirayakan dengan konvoi 'jalur Merah Putih', Motor Gede Harley Davidson. Almarhum Sophan Sophiaan adalah pimpinan konvoi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

" Saya mengkritik pemerintahan memberi fasilitas (Moge dalam perayaan Hari Kebangkitan Nasional). Saya menyentil tradisi moge, itu saya kritik habis. Meskipun saya mengagumi sosok Sophan Sophiaan, saya tidak terlena. Judulnya β€˜Kebangkrutan Nasional’. Dia kan meninggal dalam kebangkitan nasional, makanya saya beri judul itu. Saya mengkritik moge (motor gede) yang mengabaikan fasilitas publik," tandas Butet saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (26/11/2008) malam.

Tak hanya Sophaan dan moge-nya, Laki-laki berkacamata itu juga mengkritik artis senior Roy Marten yang dua kali tersangkut kasus yang sama yaitu penyalahgunaan narkoba. Butet menganggap itu adalah kebodohan Roy yang bisa tercebur dua kali di lubang yang sama.

Lalu apakah ada efek yang ia terima karena kritikan dan sindirannya terhadap pemerintah dan masalah sosial yang terjadi itu?

"Tahun lalu rumah saya dilempar thinner ke rumah saya, tapi nggak tahu apakah karena tulisan saya. Sudah beberapa kali. Saya sudah yang ke tiga. Tapi saya tidak peduli. Biarin aja," ujarnya cuek.

Β  (kee/kee)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads