Ahmad Dhani selaku pentolan Dewa 19 siap mengganti video klip tersebut setelah mendapat telepon langsung dari pihak Istana Kepresidenan. "Tadi Mas Dhani sudah ditelepon oleh pihak Istana, oleh stafnya Pak SBY yang meminta untuk segera mencabut, mengganti hal-hal yang kurang pantas," jelas Samsul Huda, kuasa hukum Dhani, ketika dihubungi detikhot, Rabu (26/11/2008) malam.
Pihak Istana menginginkan agar kontroversi video klip itu tidak berlangsung panjang. Samsul melanjutkan kalau video klip tersebut tidak akan ditayangkan mulai Rabu (26/11/2008) ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang ada apresiasi dan penghargaan terhadap bendera merah putih. Mas Dhani itu nasionalis sejati, itu dibuktikan ketika dia dan Dewa konser di Aceh tanpa dibayar sepeserpun ketika Darurat Militer," tutur Samsul. (fjr/fjr)











































