"Saya sedang menulis buku. Saya ingin membenarkan sejarah Indonesia," ujar Tamara saat ditemui di Jl Metro Alam IX, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu (15/10/2008).
Keinginan Tamara menulis sejarah adalah karena ia merasa belum semua sejarah Indonesia yang diungkap secara tuntas. Ia pun merasa harus membenarkan sejarah yang salah itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu sejarah yang akan diungkap oleh sahabat penyanyi Yuni Shara itu adalah Supersemar (Surat Perintah 11 Maret). Apakah Tamara tidak takut untuk mengungkap kebenaran sejarah tersebut?
"Saya anggap sebagai latihan untuk duduk di kursi pemerintahan," ujarnya santai.
(kee/kee)











































