Seharusnya, menurut Shireen, tragedi pasuruan tidak akan terjadi jika si penerima zakat tertib mengantri. Namun Shireen tidak menyalahkan siapa pun soal terjadinya tragedi Pasuruan.
"Seharusnya yang menerima harus ngantri dan nggak semua dikasih masuk. Mendingan lama ngantri, daripada ada korban jiwa," ujar Shireen saat ditemui di Masjid Albina, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (17/9/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belajar dari tragedi Pasuruan, baik Shireen dan Donita menghindari pembagian zakat secara langsung. Kalau Donita memilih membagi zakatnya lewat lembaga dengan alasan lebih praktis dan aman.
Lain dengan Shireen, ia tetap memilih membagi zakatnya secara langsung kepada orang yang membutuhkan. Namun kekasih Adly Fayrus itu memilih saudara atau tetangga terdekatnya sebagai penerima zakat.
"Aku utamain saudara-saudara aku dulu yang sudah, baru kalau ada lebih ke anak yatim," jelas Shireen.
(ebi/yla)











































