Meski demikian, Pingkan tetap merasa bersyukur karena masih diberikan seorang suami yang menafkahinya. Ia pun selalu berusaha berkomunikasi walaupun hanya sebentar.
Sejak tiga tahun terakhir, Pingkan memang sudah terbiasa hidup tanpa suami. Ia pernah mengaku sudah pasrah dan tidak memperdulikan suaminya, Sandy yang jarang pulang. Namun sepertinya Pingkan berubah pikiran. Dalam waktu dekat ia akan terbang ke Bali untuk menjemput sang suami.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Nanti begitu sampai di Bali, kata Pingkan, langsung mencari ikan untuk dipanggang. "Ikan panggang itu kesukaan suami aku. Dia itu yang penting pedas dan ada sambalnya," lanjut Pingkan sumringah.
Momen kumpul bareng bersama suami benar-benar tak akan disia-siakan Pingkan. Ia yang akan mengajak serta kedua anaknya, akan membuat masakan kesukaan keluarga untuk menjamu suami tercinta. (ebi/kee)











































