ADVERTISEMENT

300 Ribu Judul Buku Audio Kini Ada di Spotify!

Tia Agnes Astuti - detikHot
Rabu, 21 Sep 2022 20:29 WIB
LOS ANGELES, CALIFORNIA - MARCH 26: Free Spirit and Spotify branding at Khalid Performs For His Biggest Spotify Fans To Celebrate His Forthcoming Album Free Spirit on March 26, 2019 in Los Angeles, California. (Photo by Matt Winkelmeyer/Getty Images for Spotify)
Foto: Matt Winkelmeyer/Getty Images for Spotify
Jakarta -

Pasar buku audio semakin berkembang pesat. Baru-baru ini, Spotify meluncurkan peritel baru yang besar untuk sekitar 300 ribu judul buku.

Pada Selasa pekan ini, layanan streaming musik itu mengumumkan pengembangan buku audio yang telah lama digarap. Mereka meluncurkan toko yang mencakup ratusan ribu judul buku dan terdapat sejumlah karya-karya populer lainnya.

Di antaranya adalah buku Where the Crawdads Sing karya Delia Owens, Michelle Obama dengan biografi fenomenalnya yang berjudul Becoming, sampai Colleen Hoover dengan karya It Ends With Us.

Sebelum judul-judul di atas, Spotify juga telah meluncurkan buku audio untuk didengarkan secara terbatas. Di antaranya ada novel pertama JK Rowling yang berjudul Harry Potter and the Sorcerer's Stone, dan novel-novel berdomain publik seperti Frankenstein karya Mary Shelley dan Persuasion ciptaan Jane Austen yang sukses diadaptasi ke film.

Wakil Presiden Spotify, Nir Zicherman, menuturkan potensi buku audio dipercayainya tidak terbatas.

"Kami selalu percaya bahwa potensi buku audio tidak terbatas dan telah mengatakannya untuk sementara waktu bahwa ambisi kami adalah menjadi paket lengkap untuk kebutuhan mendengarkan semua orang," katanya seperti dilansir dari AP, Rabu (21/9/2022).

Dia kembali menambahkan buku audio yang berikutnya muncul karena pihak Spotify melihat pasar yang belum dimanfaatkan secara maksimal.

"Buku audio hanya mewakili 6-7% pangsa pasar buku yang lebih luas, kategorinya tumbuh sebesar 20% dari tahun ke tahun," tambah Nir Zicherman.

Tak hanya judul buku yang disebutkan saja, ada juga novel The Storyteller karya Dave Grohl, Deacon King Kong karya James McBride, sampai People We Meet On Vacation ciptaan Emily Henry.

Menurut juru bicara Spotify, ia menambahkan awalnya Spotify menjual buku audio secara individual dengan harga bersaing, namun mereka kembali meluncurkan hal lainnya.

"Setelah menilai pengujian dan penelitian pengguna akun di Spotify, kami menemukan bahwa penawaran awal terbaik akan memungkinkan pengguna untuk membeli buku satu per satu," ungkapnya.

"Itu akan menjadi kebijakan yang memungkinan fleksibilitas harga dan lebih banyak pendengar biasa untuk mengakses buku audio dengan mudah," pungkasnya.



Simak Video "Lisa BLACKPINK Pecahkan Rekor Grupnya Sendiri di Spotify"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT