20 Tahun Harry Potter Tanpa JK Rowling di Tengah Isu Transfobia

Tia Agnes - detikHot
Minggu, 02 Jan 2022 16:40 WIB
Harry Potter 20th Anniversary Return To Hogwarts.
20 Tahun Harry Potter Tanpa JK Rowling di Tengah Isu Transfobia. (Foto: Dok. HBO Max)
Jakarta -

Awal tahun 2022 menjadi momen membahagiakan bagi Potterhead (penggemar Harry Potter). Tepat di 1 Januari 2022, Potterhead bisa menyaksikan kembali film kesayangannya Harry Potter dalam 20 tahun reunian yang tayang di HBO Max.

Harry Potter cs memang kembali ke Hogwarts, namun tidak bagi penciptanya. JK Rowling yang menjadi tokoh kontroversial selama dua tahun belakangan, sama sekali tidak dihadirkan oleh pihak Warner Bros dan HBO.

JK Rowling seharusnya menjadi tokoh yang tak terpisahkan dengan semua hal tentang Harry Potter. Tapi sepertinya semua orang sedang memusuhinya di tengah isu transfobia.

Penulis yang berdomisili di Skotlandia itu memang muncul dalam reuni 20 tahun Harry Potter. Tentu saja, aksinya tidak seperti para pemain dan kru film yang kembali.

Dia sama sekali tidak berpartisipasi dalam wawancara untuk ulang tahun yang menandai 20 tahun rilis film Harry Potter.

Sebaliknya JK Rowling ditampilkan dalam beberapa klip, ada diskusi tentang pandangannya tentang adaptasi film, casting Daniel Radcliffe, dan klip lainnya tentang serial buku Harry Potter. Tapi semua klip itu kabarnya dilakukan pada 2019, untuk bahan penayangan milik Warner Bros saja.

Wawancara berlangsung di studio tur yang sekarang menjadi panggung suara di Leavesden, Inggris, atau lokasi pengambilan film Harry Potter.

Absennya JK Rowling disinyalir karena opini sang novelis tentang LGBTQ. Dia dituduh transfobia karena anggapannya tentang 'perempuan sejati adalah orang yang menstruasi' dan sindiran itu kepada transgender yang mengaku-ngaku sebagai perempuan.

Akibat opini tersebut, sebagian besar pemain film Harry Potter menolak pendapatnya. Termasuk pemeran utamanya, Daniel Radcliffe, yang berperan sebagai Harry Potter dalam delapan film adaptasinya.

Dia menulis esai panjang untuk menanggapi opini JK Rowling. "Sementara Jo tidak diragukan lagi bertanggung jawab atas jalan hidup saya, sebagai seseorang yang telah merasa terhormat untuk bekerja degan dan terus berkontribusi selama satu dekade terakhir, dan sebagai seorang manusia saya terdorong untuk mengatakan hal ini," tulis Daniel Radcliffe.

"Perempuan transgender adalan perempuan. Setiap pernyataan yang bertentangan menghapus identitas dan martabat seorang transgender dan bertentangan dengan semua saran yang diberikan asosiasi perawatan kesehatan profesional yang memiliki keahlian jauh lebih banyak ketimbang Jo atau saya," katanya.

Emma Watson juga bicara untuk mendengar para penggemarnya terbuka dengan identitas transgendernya saat ini, meskipun dia tidak menyebut nama JK Rowling.

(tia/mau)