Jagoan Lokal Volt Terlahir Lagi, Komik Lahirnya Sang Legenda Akhirnya Rilis Cetak

Tia Agnes - detikHot
Jumat, 19 Mar 2021 17:23 WIB
Komik Volt
Foto: Skylar Comics
Jakarta -

Konten superhero semakin populer belakangan ini. Sejak 2012, jagoan lokal Volt yang dirilis Skylar Comis yang berkostum biru dengan aksen listrik kini terlahir lagi.

Komik berjudul Volt 1 - Lahirnya Sang Legenda terbit dalam bentuk cetak pada 17 Maret 2021. Komik Volt diciptakan Marcelino Lefrandt dan Aswin McSiregar bersama Sarjono Sutrisno dengan bendera STRO World Holding Company.

Mereka bertiga membangun Skylar Comics untuk menaungi superhero-superhero yang mereka ciptakan, seperti Valentine, Jawara, Duet Maut, dan Volt.

Dirilis perdana pada 2012 secara mandiri, Volt diterima dengan baik oleh publik. Punya cerita yang kuat dan unik dengan gaya western comic, latar belakang Marcelino Lefrandt sebagai aktor sangat membantu akselerasi kepopuleran Volt.

"Daya tarik dari superhero yang mampu memanfaatkan energi listrik untuk bertahan maupun menyerang musuh ini adalah dari segi cerita yang cukup dinamis dan tidak mudah ditebak," tulis keterangan pers yang diterima detikcom, Jumat (19/3/2021).

Komik VoltKomik Volt Foto: Skylar Comics

Komik Volt yang rilis pertengahan 2012 sampai 2016 sukses terbit sebanyak 10 volume yang masing-masing berjumlah 12 halaman. Pada 2015, komik Volt Bangkitnya Sang Legenda yang terbit secara maraton meraih rekor MURI.

Setelah rilis terakhir pada 2016, Volt hadir dalam berbagai platfprm sampai dilirik oleh penerbit komik terbesar di Indonesia yakni Elex Media Komputindo.

Penerbit Elex Media Komputindo merlis komik cetak Volt dan versi digital ke dalam format terbaru yang berbeda dari sebelumnya.

Komik Volt terlahir kembali dengan format bind-up berisi 112 halaman warna dan terdapat penambahan bonus origin story maupun cerita tambahan yang belum pernah dipublikasikan.

"Komik ini terlahir kembali dengan sesuatu yang mengejutkan di dalamnya," tulis keterangan Elex Media Komputindo.



Simak Video "Momen Cynthiara Alona Divonis Hakim 10 Bulan Penjara"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)