Rekor! Buku Memoar Barack Obama Terjual 890 Ribu Eksemplar di 24 Jam Pertama

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 19 Nov 2020 11:56 WIB
Former President Barack Obama speaks at a rally as he campaigns for Democratic presidential candidate former Vice President Joe Biden Tuesday, Oct. 27, 2020, in Orlando, Fla. (AP Photo/John Raoux)
Barack Obama Foto: AP Photo/John Raoux
Jakarta -

Buku memoar Barack Obama yang berjudul A Promised Land mencapai rekor penjualan di pekan pertama. Buku mantan Presiden Amerika Serikat itu terjual lebih dari 890 eksemplar di AS dan Kanada dalam 24 jam pertama.

Data terbaru menempatkan bukunya menjadi memoar presiden terlaris sepanjang industri penerbitan di negeri Paman Sam. Penerbit Penguin Random House mengatakan penjualan di hari pertama meliputi buku cetak, elektronik, dan audio.

"Angka fantastis di penjualan hari pertama menandakan pembaca sangat menanti-nantikan buku yang ditulis oleh Barack Obama. Kami senang dengan penjualan hari pertama ini," ungkap David Drake dari penerbit Crown atau imprint Penguin Random House, dilansir dari berbagai sumber, Kamis (19/11/2020).

Menurut data penerbit, satu-satunya buku yang ditulis oleh mantan penghuni Gedung Putih yang mendekati A Promised Land adalah memoar Michelle Obama. Buku yang ditulis istri Barack Obama yang berjudul Becoming itu terjual 725.000 eksemplar di hari pertama.

Secara keseluruhan bukunya kini terjual lebih dari 10 juta eksemplar di seluruh dunia sejak rilis perdana pada 2018.

Setelah hari pertama penerbitan, A Promised Land menempati posisi pertama versi Amazon.com dan Barnes & Noble.com. CEO Barnes & Noble mengatakan A Promised Land dengan mudahnya laku sebanyak 50 ribu kopi di hari pertama.

Memoar Barack Obama yang setebal 768 halaman rilis pada Selasa (17/11) dan dijual senilai U$ 45 atau sekitar Rp 637 ribu. Bukunya sengaja rilis dua minggu setelah pengumuman Pilpres AS.

Obama tidak ingin bukunya menekan Donald Trump maupun Joe Biden.

"Saya tidak menyangka menuliskan buku memoar A Promised Land akan terus bertambah panjang halamannya karena ternyata ada banyak kata yang ingin dituliskan. Saya juga bekerja di tengah situasi pandemi dan protes Black Lives Matters yang mempengaruhi proses kepenulisan saya," kata Barack Obama.

Di industri buku AS, buku memoar My Life karya Bill Clinton hanya terjual 400 ribu di Amerika saat hari pertama dan George W Bush sekitar 220 ribu.



Simak Video "Barack Obama Cetak Sejarah di Industri Buku AS"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)