Sambut Novel Terbaru Stephenie Meyer, GPU Cetak Ulang Seri Twilight

Tia Agnes - detikHot
Sabtu, 12 Sep 2020 21:00 WIB
Cover baru buku The Twilight Saga
Foto: dok. @fiksigpu Twitter
Jakarta -

Menyambut terbitnya novel terbaru Stephenie Meyer di Indonesia, penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) mencetak ulang seri Twilight. Keempat sampul seri Twilight yang dibuat oleh duo seniman asal Bali Sukutangan kini lebih ciamik.

"Dalam rangka menyambut kehadiran MIDNIGHT SUN, @bukugpu @fiksigpu menghadirkan kembali seri Twilight saga dengan sampul cantik garapan @sukutangan," tulis @fiksigpu, seperti dikutip detikcom, Sabtu (12/9/2020).

Edisi sampul terbaru seri Twilight juga dipilih sendiri oleh Stephenie Meyer. Keempat sampul dicetak lebih syahdu dengan perpaduan warna berbeda.


Seri Twilight terbit perdana 15 tahun yang lalu. Novelnya mengisahkan tentang perempuan bernama Isabella 'Bella' Swan yang pindah ke kota kecil bernama Forks. Kota yang dikenal mendung dan jarang disinari matahari itu selalu berkabut dan gerimis.

Suatu hari, di sekolahnya ia bertemu dengan Edward Cullen yang tampan. Edward Cullen yang misterius dan tinggal di tengah hutan bersama keluarganya itu membuat Bella semakin penasaran dengan latar belakang hidupnya.

"Cinta mereka seperti harus menentang banyak bahaya, terutama karena Edward sesungguhnya lahir tahun 1901 dan seharusnya sudah meninggal akibat wabah Flu Spanyol tahun 1918, namun diselamatkan oleh dr. Carlisle Cullen yang mengubahnya menjadi vampir abadi. Cinta mereka kemudian juga diuji dengan kehadiran Jacob Black, cowok setempat yang atletis dan mendekati Bella sebagai sosok sahabat, yang ternyata adalah seorang werewolf," tulis @fiksigpu.

[Gambas:Instagram]


Novel Midnight Sun disebut sebagai spinoff dari seri The Twilight Saga. Baru saja terbit pertengahan Agustus, Midnight Sun sudah terjual satu juta eksemplar.

Stephenie Meyer juga disebut sudah menyiapkan kelanjutan dua buku lagi dari semesta Twilight tersebut.

"Ada dua buku lagi yang saya pikir dalam semesta The Twilight Saga ingin saya tulis. Saya telah menguraikannya dan sudah ada bab-bab yang ditulis, saya memikirkan itu sejak pertama Midnight Sun rilis," tukasnya.

(tia/aay)