Aktivis Transgender Kutuk KDRT yang Dialami JK Rowling

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 16 Jun 2020 09:33 WIB
JK Rowling
Foto: IMDB/ Istimewa
Jakarta -

JK Rowling menjadi pembicaraan setelah mengemukakan pendapatnya soal antitransgender. Tak lama setelahnya ia mengaku pernah mengalami KDRT dan pelecehan seksual di pernikahan pertamanya.

Aktivis transgender dan non-biner menulis surat kepada publik untuk mendukung JK Rowling setelah surat kabar The Sun menerbitkan wawancara halaman depan mantan suaminya, Jorge Arantes.

Mereka menentang sikap penulis Harry Potter itu soal antitransgender. Tapi berdiri dalam solidaritas terhadap kasus KDRT yang pernah dialami JK Rowling.



"Misogini adalah kekuatan yang meresap dan memperlakukan para penyintas, korban kekerasan seksual, dan KDRT sebagai byline dari kisah pelaku kekerasan mereka," tulis aktivis transgender dan non-biner, Victoria Newton, seperti dilansir dari berbagai sumber, Selasa (16/6/2020).

"Kami berdiri bersama JK Rowling dalam momen terkelam dalam hidupnya, yang mengirimkan pesan berbahaya terhadap semua korban. Bahwa kisah mereka valid," sambungnya.

Victoria Newton pun menambahkan, "Cerita JK Rowling mengirimkan pesan kepada semua korban KDRT dan pelecehan seksual bahwa terkadang cerita mereka tidak dipercaya. Itu berbahaya."

Sebelumnya JK Rowling mengungkapkan masa lalunya tentang kasus KDRT yang dialaminya. Ia juga merinci pandangan terhadap identitas gender dan hak-hak waria setelah dikritik publik.



Simak Video "Di Balik RIP JK Rowling yang Bergema di Medsos"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/doc)