Buku-buku Ahmad Tohari Dicetak Ulang dengan Sampul Baru

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 08 Jan 2019 10:15 WIB
Buku-buku Ahmad Tohari Dicetak Ulang dengan Sampul Baru Foto: sukutangan/ istimewa
Jakarta - Penerbit Gramedia Pustaka Utama (GPU) mencetak ulang buku-buku sastrawan Ahmad Tohari dengan sampul baru. Tujuh buku karya budayawan kelahiran Banyumas bakal hadir dalam waktu dekat.

"Penerbit @bukugpu menerbitkan ulang buku-buku Ahmad Tohari dengan sampul baru ♥️," kicau editor GPU, Siska Yuanita di akun Twitter seperti dikutip detikHOT.

Sampul yang didesain oleh Sukutangan itu dipublikasikan oleh GPU dan desainer di media sosialnya. Sukutangan pun menuliskan ide sampul buku Ahmad Tohari berasal dari lingkungan dan desa yang menjadi latar cerita.



"Idenya adalah untuk fokus bagaimana Ahmad Tohari menggambarkan lingkungan sebagai lokasi bagi buku-bukunya," tulis Ahmad Tohari.

Tujuh buku yang didesain ulang di antaranya adalah 'Orang Orang Proyek', 'Bekisar Merah', 'Lingkar Tanah Lingkar Air', kumpulan cerpen 'Senyum Karyamin', 'Kubah', 'Di Kaki Bukit Cibalak', dan kumpulan cerpen 'Mata yang Enak Dipandang'.

Ahmad Tohari dikenal sebagai penulis trilogi 'Ronggeng Dukuh Paruk' yang terbit pada 1982 silam. Novel selanjutnya 'Lintang Kemukus Dini Hari' dan 'Jantera Bianglala' pun mendapat apresiasi dari publik yang kemudian melambungkan nama Ahmad Tohari.

Pada 2011, trilogi novel 'Ronggeng Dukuh Paruk' diadaptasi menjadi film 'Sang Penari' oleh Ifa Isfansyah. Film ini memenangkan 4 Piala Citra dalam Festival Film Indonesia 2011.

(tia/ken)