Beberapa tahun belakangan, Cak Nunu memang sudah membukukan buah pemikirannya pada periode 1990 hingga 2000an. Karya-karya Cak Nun dianggap memiliki perenungan yang sangat dalam dan disukai pembaca.
Kali ini, Cak Nun memutuskan menyapa para pembaca dengan tulisan mutakhir yang dirangkum dalam tetralogi berjudul 'Daur'. Serial 'Daur' ini memuat catatan harian Cak Nun yang ditulis setiap hari sepanjang tahun 2016.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Cak Nun akan mengugah para generasi muda untuk ikut kembali memikirkan persoalan kemanusiaan di negaranya. Dia juga mengajak pembaca melakukan pengupayaan solusi masalah masyarakat," tulis pernyataan Bentang Pustaka, seperti dikutip detikHOT, Senin (22/5/2017).
"Catatan ini akan membawa pembaca larut dalam pemikiran seorang Cak Nun dan akan mengamatinya lebih dalam, dinamika apa yang sedang terjadi di Indonesia sekarang ini," tulisnya lagi.
Pre order buku terbaru Cak Nun 'Daur' dimulai pada 19 hingga 28 Mei mendatang.
(tia/mah)











































