Asma Nadia Tak Menyangka Novel 'SYTD' Kedua Lebih Tebal dari Pertama

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 16 Feb 2017 10:46 WIB
Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Novel 'Surga yang (Tak) Dirindukan 2' meraih kesuksesan yang sama dengan film garapan MD Pictures. Pembaca setia buku-buku Asma menyukai kelanjutan cerita dari Pras, Arini, dan Meirose tersebut.

Asma Nadia pun tak menyangka novel keduanya lebih tebal dari yang pertama. "Pinginnya sih cepat kelar, kalau belum selesai kan nggak bisa dipaksa selesai. Kalau sudah selesai ya nggak bisa dipanjang-panjangin juga kan," ujarnya ketika mengobrol di kantor detikHOT, belum lama ini.

Dalam novel 'SYTD' pertama yang rilis 2007 silam, akhir ceritanya pun memang belum selesai. Para pembacanya pun banyak yang 'ngomel' lantaran akhir ceritanya belum selesai.

"Rentang waktunya panjang dari terbit tahun 2007 sampai ke tahun ini. Sembilan tahun lamanya, ya karena selama ini nggak ada energi untuk lanjutnya nulis SYTD. Saat Jilbab Traveler, saya harus kelarin novelnya dulu dan rentang dua buku SYTD ini memang lumayan jauh," lanjut Asma.

Ketiga karakter SYTD pun yang diakui Asma membuatnya jatuh cinta dan tak bisa lepas. Termasuk karakter Meirose yang ketika dituliskan di novel menjadi lebih dominan dan asyik.

"Pas di novel Meiroses kok jadi dominan dan asyik yah, dia memang karakter menarik. Perempuan yang dari lahir nggak mengecap kebahagiaan dan ketemu laki-laki yang salah terus. Perkembangan karakter Meirose dan metamorfosisnya juga menarik untuk dibaca," pungkasnya.

Film 'Surga yang (Tak) Dirindukan 2' yang resmi rilis pada 9 Februari lalu sampai sekarang masih ditayangkan di bioskop-bioskop Tanah Air.


(tia/tia)