Bernard Batubara Lebih Suka Nulis di Tempat Ramai Ketimbang Sepi

Tia Agnes - detikHot
Selasa, 24 Jan 2017 10:06 WIB
Foto: Asep Syaifullah
Jakarta - Jika biasanya penulis lebih suka menulis dan menghabiskan waktu di tempat-tempat sepi agar mendapatkan inspirasi, berbeda dengan Bernard Batubara. Dia justru memilih tempat ramai agar fokus menulis.

Tempat yang dimaksud pria yang akrab disapa Bara itu adalah kedai kopi. Hal tersebut diakuinya ketika berkunjung ke kantor detikHOT, belum lama ini.

"Sejak pertama kali aku nulis, dari Radio Galau FM, Kata Hati sampai sekarang, aku selalu nulis di kedia kopi apapun. Yang penting coffe shop yang nggak cuma untuk nongkrong tapi juga bisa buka laptop," ujarnya.

Simak: Bernard Batubara Ingin Tulis Novella dan Novel Fantasi

Menurut Bara, menulis di rumah justru membuatnya lebih ngantuk dan dia mengaku butuh suasana yang berbeda dengan kamar tidur. Pola bekerja tersebut diakui Bara berbeda dibandingkan penulis kebanyakan.

"Pola bekerja aku sendiri, butuh nulis di tempat yang nggak sunyi, ada suaranya, ada suara latar dan yang nggak bikin ngantuk aja. Biar suasana membuat pikiranku agar tetap nyala," lanjut Bara.

Biasanya ketika berada di kedai kopi dia bisa menghabiskan dari siang hingga pukul 18.00 WIB. Namun, khusus untuk mengetik Bara hanya bisa maksimal selama lima jam.

"Pernah juga sampai pagi, tapi itu juga sambil macem-macem. Ya mentok-mentok jam 7 malem sudah selesai ngetik," tuturnya.

Aktivitas tersebut dilakoninya dari Senin sampai Jumat hingga novelnya selesai. Di akhir pekan, Bara cenderung menghabiskan waktu bersama teman-temannya dan beristirahat. Desember lalu, Bara baru saja menerbitkan novel berjudul 'Elegi Rinaldo' terbitan Falcon Publishing.

Baca Juga: Usai 'Elegi Rinaldo', Bernard Batubara Terbitkan Dua Novel Lagi (tia/doc)