DetikHot

berita-kpop

Belajar Bikin Kue Beras di Museum Tteok Korea Selatan

Minggu, 12 Nov 2017 11:45 WIB  ·   Delia Arnindita Larasati - detikHOT
Belajar Bikin Kue Beras di Museum Tteok Korea Selatan Foto: Museum Tteok Korea Selatan (Delia/detikHOT)
Seoul -

Salah satu pelajaran yang patut dicontoh dari Korea Selatan adalah pelestarian budayanya. Hampir semua elemen di Negeri Ginseng tersebut memiliki museum sendiri.

Contohnya kue beras, yang merupakan salah satu makanan khas Korea Selatan. Pemerintah membuat sebuah museum yang dibuat khusus untuk melestarikan sekaligus memperkenalkan kue beras melalui sebuah museum bernama Tteok Museum.

detikHOT diberi kesempatan untuk mengunjungi museum tersebut saat mengikuti rangkaian Kwanhun-KPF (Korea Press Foundation) Press Fellowship 2017 di Seoul, Korea Selatan belum lama ini. Tak hanya museum, tempat ini juga mengajak para pengunjungnya untuk belajar membuat tteok atau kue beras.

Usai jam makan siang, rombongan awak media diajak naik menggunakan lift berukuran kecil ke sebuah studio kecil. Di sana telah disediakan empat buah meja yang dipenuhi dengan peralatan masak mulai dari kompor, panci kukus, hingga saringan.

Belajar Bikin Kue Beras di Museum Tteok Korea SelatanFoto: Museum Tteok Korea Selatan (Delia/detikHOT)


Kami pun kemudian disambut oleh seorang profesor dalam bidang makanan, Profesor S.J Yoon. Ia meminta awak media untuk menempati tempat duduk yang sudah disediakan sebelum menjelaskan dengan singkat soal seluk-belum makanan Korea, khususnya tteok.

"Ada empat poin yang membuat makanan Korea itu sangat istimewa. Pertama, kami menggunakan bahan-bahan alami saat memasak. Kedua, banyak bahan-bahan makanan yang difermentasi sehingga membuat rasanya lebih enak dan baik untuk pencernaan," ungkap Profesor Yoon.

Ketiga, orang Korea menganggap apa pun makanan yang mereka makan adalah obat. Sejak kecil, mereka selalu diajarkan untuk makan tiga kali sehari agar tubuh tetap sehat.

"Yang keempat, makanan Korea selalu dibuat dengan hati. Hal ini membuat siapa pun yang memakannya ikut senang dan semakin bisa menikmati," lanjutnya.

Namun sayang, Profesor Yoon tak bisa berlama-lama dan mengajarkan teknik membuat kue beras pada kami. Ia pun digantikan oleh sang asisten yang lebih bisa berbahasa Inggris dengan baik.

Tak lebih dari 30 menit mendengarkan penjelasan, awak media pun dipersilahkan untuk membuat sendiri kue berasnya. Kami diajari 2 teknik, yaitu kukus dan cetak.

Semua bahan telah disediakan, kami hanya tinggal mengikuti apa yang diajarkan sang asisten kepada kami sebelumnya. Dan setelah satu jam berlalu, kami pun berhasil membuat kue beras walaupun tak sesempurna apa yang telah diajarkan.

Belajar Bikin Kue Beras di Museum Tteok Korea SelatanFoto: Museum Tteok Korea Selatan (Delia/detikHOT)



Setelahnya, kami pun diminta untuk berganti baju dengan busana tradisional Korea, Hanbok, dan berfoto bersama kue beras buatan kami. Setelah puas berfoto, awak media diajak untuk melihat Museum Tteok, dan mengenal berbagai macam jenis kue beras. Ternyata, setiap daerah di Korea Selatan memiliki jenis kue berasnya sendiri, loh!

"Kue beras itu lebih sehat dan bernutrisi daripada cake atau kue-kue lainya karena tak meggunakan tepung terigu, butter, atau gula. Seperti kimchi, kue beras adalah makanan yang dibuat dalam jumlah besar, sehingga tak habis jika dimakan sendiri," tambah Profesor Yoon.

"Kue beras memiliki makna lain, yaitu berbagi. Setelah dibuat kalian bisa membaginya dengan keluarga atau tetangga. Itulah yang membuat kue beras spesial. Karena bukan hanya makanan penutup biasa, tapi kue beras juga merupakan simbol berbagi," tutupnya di akhir perjumpaan.


(dal/doc)

Photo Gallery
1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Komentar ...
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed