Ada tiga guru bahasa isyarat yang dikerahkan untuk para pemain mempelajari gesture saat kaum tunarungu berinteraksi. Eriska sang pemain utama juga dilatih putra Dewi Yull dan Ray Sahetapy.
Dalam film adaptasi novel Agnes Davonar ini Eriska berperan sebagai Angel, gadis remaja yang lahir dalam keadaan nyaris tuli. Kemampuan indera pendengarannya hanya 20 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika Angel mulai dekat dengan cinta sejati yang tidak pernah ia impikan sebagai gadis tunarungu tiba-tiba muncul musibah lain. Ia divonis mengalami kanker kelenjar getah bening yang membuat hidupnya hanya akan mampu bertahan dalam waktu yang sesaat.
Film arahan sutradara Alyandra ini turut dibintangi Dewi Yull, dan akan tayang ke bioskop pada 29 Oktober mendatang.











































