Andrew merasa kesulitan tiap kali harus memakai dan melepas kostum Spider-Man, apalagi jika ia sedang kebelet pipis di lokasi syuting. Desain kostum tersebut cukup membuatnya tkegerahan.
"Kelihatannya bagus, tetapi mereka tidak benar-benar mempertimbangkan fungsi tubuh secara keseluruhan. Tapi lain kali kita akan ingat bahwa saya manusia. Kita akan membuatnya lebih mudah bagi saya untuk buang air. Itu nomor satu," ujarnya seperti dilansir MTV News, Selasa (3/7/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"The Amazing Spider-Man" berpusat pada Peter Parker. Seperti kebanyakan remaja seusianya, ia mencoba untuk mencari tahu siapa dia dan bagaimana dia menjadi bisa menjadi dirinya seperti sekarang ini.
Film garapan sutradara Marc Webb itu sudah mulai tayang di bioskop hari ini.
(ich/ich)











































