Anak punk yang biasanya kurang disukai sebagian orang, justru sangat dikagumi aktor Vino Bastian. Kekaguman peraih Piala Citra 2008 itu terjadi gara-gara Taring Babi.
Taring Babi adalah nama salah satu komunitas anak punk yang biasa disambangi Vino. Demi filmnya 'Punk In Love, selama sebulan, cowok bersuara serak itu bergaul dengan komunitas tersebut.
"Gue mencoba mencari jawaban, punk itu sebenarnya apa. Yang gue tahu punk itu tato, mowhak dan bebas, ternyata bukan seperti itu," ujarnya saat ditemui Euro Cafe, Belleza, Permata Hijau, Rabu (27/5/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ternyata mereka lebih kreatif, kritis dan ada aja kreatifitasnya. Yang bikin gue kaget, mereka nyumbang ke panti jompo juga. Mereka ngeband, terus disumbangin," tutur bintang film 'Realita Cinta & Rock N'Roll' itu.
Dalam film 'Punk In Love' Vino memang berperan sebagai seorang anak punk asal Malang bernama Arok. Untuk peran tersebut, ia harus membuat tubuhnya menjadi sangat kurus. Tak hanya itu, Vino juga harus belajar berbahasa Jawa.
Bahasa Jawa yang semula ia pikir sama saja, ternyata berbeda. Karena jadi anak Malang, Vino pun harus belajar bahasa Jawa Timuran.
"Gue belajar dari Andhika karena dia kan orang Malang," jelas Vino menyebut lawan mainnya di 'Punk In Love,' Andhika Pratama.
(eny/eny)











































