Nia Dinata saat ini tengah sibuk memproduseri film animasi tiga dimensi perdananya, 'Meraih Mimpi'. Rencananya perempuan berusia 34 tahun itu akan merilis film animasi itu pada akhir Agustus.
Bukan Nia jika film yang digarapnya tidak mengangkat tema perempuan. 'Meraih Mimpi' menampilkan kisah seorang perempuan yang berjuang mendapatkan pendidikan.
"Ceritanya tentang perempuan yang ingin sekolah tapi karena keterbatasan ia harus bersaing dengan saudara laki-lakinya," ujar sutradara 'Ca Bau Kan' saat ditemui di konferensi pers V Film Festival di Komunitas Salihara, Jl. Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (14/4/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya joint sama animation house dari Singapura, IFW. Milik orang singapura tapi diolah sama orang Bandung dan Yogja," jelasnya.
Selain di Indonesia, rencananya film tersebut akan menyambangi bioskop-bioskop di Singapura dan Malaysia. Tentunya dalam bahasa Inggris.
Sayangnya, Nia belum bisa memastikan aktor dan aktris yang akan mengisi suara karakter-karakter di film tersebut. "Kemungkinan pakai Cut Mini sama Aming, kalau karakter anak-anaknyanya masih kita masih seleksi," ucapnya.
Nia pun mengaku film animasi garapannya mampu bersaing dengan film-film animasi produksi Hollywood. "Jujur animasi yang saya bikin sekarang nggak kalah sama animasi dari Amerika. Bikinnya saja pakai 3D kayak 'Madagascar," pungkasnya.
(hkm/hkm)











































