8 Orang Ditangkap karena Diduga Curi Mural Banksy di Ukraina

ADVERTISEMENT

8 Orang Ditangkap karena Diduga Curi Mural Banksy di Ukraina

Tia Agnes Astuti - detikHot
Selasa, 06 Des 2022 13:19 WIB
Mural Banksy di Ukraina
Foto: Istimewa
Jakarta -

Sejak satu bulan terakhir, Banksy muncul di Ukraina. Mural-mural ciptaannya mulai membuat sensasi di segala penjuru kota yang tengah dilanda peperangan tersebut.

Mural Banksy ada yang jenaka namun ada juga yang mengkritisi negara tersebut. Kabar terbarunya, ada 8 orang yang ditahan karena mencoba untuk mencuri mural Banksy di Ukraina.

Para penjarah ditahan setelah diduga mencopot bagian dinding tempat muralnya dipasang. Karya seni yang menjadi objek pencurian menggambarkan sosok berjubah mandi dengan pengeriting rambut, alat pemadam api, dan masker gas. Karyanya muncul di sisi bangunan yang menurut pejabat Ukraina telah hancur oleh pasukan Rusia.

Mural itu adalah salah satu dari 7 mural yang dilukis Banksy dan berada di sekitar gedung-gedung yang dibom di Ukraina. Mural Banksy muncul sepanjang November.

Karya Banksy lainnya yang muncul di Ukraina menampilkan seorang anak laki-laki yang melemparkan pria dewasa ke tanah selama pertandingan seni bela diri. Ada juga mural pria berjanggut sedang menggosok punggungnya di bak kamar mandi, dan mural tentang pesenam.

Mural itu pertama kali terungkap ke publik melalui akun Instagram resmi Banksy.

Gubernur kota Kyiv, Oleksiy Kuleba, menuturkan sekelompok orang mencoba untuk mencuri mural Banksy. "Mereka memotong pekerjaan karya seni itu dari tembok sebuah rumah yang dihancurkan oleh Rusia," katanya, dilansir dari berbagai sumber.

Dia menuturkan ada 8 orang yang ditahan oleh pemerintah dan saat ini kondisi mural dalam keadaan baik-baik saja.

"Mural itu ditangani oleh pihak berwenang," tegasnya lagi.

Sebelum muncul di Ukraina, mural karya seniman Inggris itu telah menjadi sasaran di masa lalu. Pada 2019, sekelompok pencuri memotong mural Banksy yang dilukis di pintu keluar darurat teater Bataclan di Paris.

Mural itu menggambarkan seorang perempuan bercadar yang sedang berduka dan dibuat pada 2018 sebagai peringatan bagi 139 orang yang tewas dalam serangan teroris di Ibu Kota Prancis. Ada 8 orang yang ditangkap dan dinyatakan bersalah oleh pemerintah setempat.



Simak Video "Italia Kembalikan Karya Seni Curian Saksi Bisu Tragedi 2015"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/wes)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT