Anies Sambangi Wayang Orang Bharata, Janjikan Renovasi

Tia Agnes Astuti - detikHot
Jumat, 10 Jun 2022 16:19 WIB
Wayang Orang Bharata kini harus terus menggigit jari, akibat pandemi. Pagelaran seni itu kini harus kehilangan taji, karena tak bisa unjuk gigi. 

Semua seni pertunjukan dihentikan karena gedung-gedung pertunjukkan harus tutup. Gemerlap panggung dan riuh tepuk tangan penonton, kini tak lagi bisa dilihat dan didengar langsung oleh para pecinta seni dan budaya.
Wayang Orang Bharata masih eksis sampai sekarang. Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Pertunjukan Wayang Orang Bharata turut terkena dampak pandemi karena minimnya penonton. Bangunan yang berada di kawasan Pasar Senen, Jakarta Pusat, juga merupakan lokasi cagar budaya.

Wayang Orang Bharata yang sudah melegenda dan bagian dari cerita Jakarta baru saja disambangi oleh Gubernur DKI Anies Baswedan, tadi malam.

Gubernur Anies berjanji segera merenovasi bangunan Wayang Orang Bharata. Hal tersebut terungkap dalam unggahan terbarunya di akun Instagram pribadi.

"Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kebudayaan DKI Jakarta mendukung penuh berbagai ikhtiar untuk memajukan kebudayaan, dengan melakukan renovasi infrastruktur gedung Wayang Orang Bharata, serta mendukung kegiatan pentasnya yang pada 5 Juli 2022 nanti akan digelar pentas 50 tahun Wayang Orang Bharata dengan disponsori oleh BUMD DKI Jakarta," tulis Gubernur Anies, seperti dilihat detikcom.

Anies mengatakan pelestarian budaya harus dilakukan. Wayang tidak hanya sekadar menjadi tontonan namun juga tuntunan.

"Ini sebuah kombinasi yang luar biasa dan harus kita jaga bersama-sama. Pelestarian harus dilakukan, pengembangannya juga dilakukan sehingga dengan begitu budaya mengalami pertumbuhan terus menerus mengikuti tantangan zaman," sambungnya.

Wayang Orang Bharata kini harus terus menggigit jari, akibat pandemi. Pagelaran seni itu kini harus kehilangan taji, karena tak bisa unjuk gigi. Semua seni pertunjukan dihentikan karena gedung-gedung pertunjukkan harus tutup. Gemerlap panggung dan riuh tepuk tangan penonton, kini tak lagi bisa dilihat dan didengar langsung oleh para pecinta seni dan budaya.Wayang Orang Bharata kini harus terus menggigit jari, akibat pandemi. Pagelaran seni itu kini harus kehilangan taji, karena tak bisa unjuk gigi. Semua seni pertunjukan dihentikan karena gedung-gedung pertunjukkan harus tutup. Gemerlap panggung dan riuh tepuk tangan penonton, kini tak lagi bisa dilihat dan didengar langsung oleh para pecinta seni dan budaya. Foto: Agung Pambudhy

Gubernur Anies mengatakan sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp 7 miliar untuk renovasi. Nantinya, pertunjukan besar-besaran bakal berlangsung pada 5 Juli 2022 untuk merayakan 50 tahun Wayang Orang Bharata.

Selama hampir setengah abad, Wayang Orang Bharata masuk dalam sejarah Ibu Kota. Berdiri sejak 1963, kelompok wayang orang ini selalu menggelar pertunjukan di Gedung Bharata Purwa yang masih eksis sampai sekarang.

Awalnya, Wayang Orang Bharata bernama Wayang Wong Panca Murti-berpusat di gedung Rialto Theater tapi berganti nama seperti yang dikenal sekarang.

(Baca halaman berikutnya soal sejarah Wayang Orang Bharata)



Simak Video "Melihat Ketegangan Anies Jajal Mobil Listrik Formula E"
[Gambas:Video 20detik]