Wow! Gitar Batik 'Made in Lokal' Ini Tersohor di Mancanegara

Angga Laraspati - detikHot
Jumat, 08 Apr 2022 20:04 WIB
Batiksoul Guitars
Foto: Batiksoul Guitars
Jakarta -

Batik merupakan karya khas Indonesia yang ketenarannya sudah mendunia. Berkat keindahannya, batik juga menjadi salah satu kain yang menjadi favorit orang lokal maupun mancanegara.

Dalam prosesnya, membuat sebuah batik membutuhkan keterampilan khusus dengan kesabaran menaruh tinta-tinta batik di atas kain. Tapi pernahkah terpikir membatik di atas sebuah kayu? Pastinya tingkat kesulitannya akan berbeda.

Inilah keistimewaan yang diperlihatkan oleh Guruh Sabdo Nugroho atau Guge lewat UMKM Batiksoul Guitars di Jawa Tengah. Ia membuktikan dirinya bisa membatik di atas sebuah alat musik gitar dan hasilnya pun cukup memukau.

Dilansir dari Antara, UMKM Batiksoul Guitars didirikan tahun 2011 dengan mengenalkan trademark mereka yaitu gitar batik. Nama Batiksoul Guitars juga sudah tak asing lagi bagi para kolektor alat musik di Indonesia maupun di dunia.

Untuk pembuatannya, gitar yang diproduksi olehnya menggabungkan teknik tradisional dan juga teknik standar untuk pembuatan gitar di dunia. Tapi, untuk memberikan tampilan batik pada gitar bukan hal yang mudah, karena Guge membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun untuk riset dan pengembangan.

Berdasarkan informasi di situs resmi Batiksoul Guitars, proses pengembangan gitar batik ini dilakukan oleh perajin dengan uji coba menerapkan batik yang dicelup alami ke kayu solid seperti cemara, mahoni, maple, dan mangga. Uji coba tersebut dilakukan untuk mengetahui efek proses batik terhadap kualitas suara dan resonansi pada instrumen kayu solid.

Diketahui, untuk produk yang dihasilkan oleh Batiksoul Guitars sebagian besar material kayu berasal dari kayu solid dan 80% adalah hutan eksotis Indonesia. Kayu-kayu tersebut antara lain mahoni dari selatan Jawa, Mangga dari selatan Jawa, Kayu Trembesi (Albasia saman), dan Rosewood India dari selatan Jawa (Dalbergia Latifolia).

Produksinya juga sudah cukup malang melintang di berbagai negara. Bayangkan saja, produk dari Batiksoul Guitars sudah merambah 20 negara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Australia, Amerika Serikat, Kanada, Prancis, Italia, Belanda dan lainnya.

Tak hanya itu, gitar-gitar dari Batiksoul Guitars juga pernah digunakan oleh musisi hebat seperti Tohpati, Franky Sihombing, Ras Muhammad, Adera hingga Tantowi Yahya. Bahkan menjadi salah satu gitar koleksi dari Barack Obama dan Presiden Joko Widodo.

Kendati demikian, sayangnya, produk-produk dari Batiksoul Guitars tak bisa dijual secara massal. Sebab, setiap model gitar hanya dibuat satu unit beserta dengan sertifikatnya.

Tak heran, keunikan dan eksklusifitas produksi tersebut mengantarkan Batiksoul Guitars masuk dalam deretan UMKM binaan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atau BNI. Guge mengaku selama menjadi debitur, perhatian BNI kepada UKM terutama untuk skala nasional dan internasional itu bagus.

"Karena kan kita butuhnya kalau produk-produk kayak gini kan (gitar) di-support lebih ke branding, terus show off, galeri, itu yang penting sebelumnya. Dan BNI kan di berbagai negara juga sudah banyak cabangnya juga," kata Guge dilansir dari Instagram RumahBUMN.BNI.

BatikSoul Guitars juga menjadi salah satu UMKM yang mengikuti pameran Inacraft 2022. Guge pun berterima kasih kepada BNI yang telah memberikan panggung bagi UMKM BatikSoul Guitars untuk tampil di pameran skala nasional.

"Terima kasih untuk BNI. Mungkin untuk ke depannya bisa support untuk event skala internasional," ujar Guge.

Sebagai informasi, BNI Inacraft 2022 merupakan program pameran produk UMKM BNI yang bertujuan untuk mengapresiasi perajin hingga UMKM agar terus mengembangkan produknya.

Direktur Utama BNI Royke Tumilaar mengatakan partisipasi BNI pada Inacraft 2022 merupakan salah satu bentuk dukungan terhadap kebangkitan UMKM pascapandemi COVID-19. Selain itu, lewat ajang ini BNI ingin mengajak UMKM-UMKM untuk dapat berkembang dan lompat lebih tinggi melalui Program Xpora.

"Kami harap momentum Inacraft dapat menjadi akselerator peningkatan kinerja pelaku UMKM seiring dengan pandemi yang mulai Pandemi COVID-19 yang mulai mereda. Selain pasar luar negeri, tentunya konsumsi masyarakat yang besar juga menjadi target pasar yang potensial bagi mitra Xpora kami," tutur Royke.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) perbankan BNI berupaya mendukung potensi produk UMKM untuk go global. Salah satu cara yang dilakukan BNI adalah melalui pameran UMKM BNI Inacraft 2022.



Simak Video "Gitas Handmade Lokal, Kerajinan Tangan dengan Presisi Tinggi, Sidoarjo"
[Gambas:Video 20detik]
(ncm/ega)