Pilu Akibat Pandemi Buat Seniman Pendatang Baru Lukis This Too Shall Pass

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 19 Nov 2020 19:04 WIB
Kompetisi seni lukis tahunan/ UOB Painting of the Year 2020
Seniman Michelle Felicia Darmawan sukses mencuri perhatian tim dewan juri Foto: UOB Painting of the Year/ Istimewa
Jakarta -

Lukisan This Too Shall Pass karya Michelle Felicia Darmawan, menjadi salah satu karya yang mencuri perhatian penikmat seni dan tim dewan juri. Karya pelukis yang berusia 17 tahun itu memenangkan kategori seniman pendatang baru di kompetisi seni tahunan UOB Painting of the Year 2020.

Michelle Felicia Darmawan terinspirasi membuat lukisan terbaru dari kondisi tak menentu akibat pandemi. Ia menceritakan karyanya hadir usai melihat berbagai macam pemberitaan di media dan televisi.

"Saya membaca bahwa banyak orang yang kehilangan pekerjaan, terkena dampak finansial, sampai terkena penyakit karena COVID-19," tutur perempuan yang akrab disapa Felicia, saat jumpa pers virtual, Kamis (19/11/2020).

Seniman yang saat ini mengenyam pendidikan di Nanyang Junior College's Art Elective Programme di Singapura itu berpikir untuk membuat potret diri yang sedang muram.

"Saya mau mencoba memberikan pesan bahwa pandemi ini nyata, semua orang merasa terpuruk karena pandemi tapi dari sisi kita manusia juga punya rasa pantang menyerang. Bukan hanya sebagai kolektif tapi juga individu," ungkap Felicia.

"Kita sebagai seniman juga harus mengambil tanggung jawab dari kondisi pandemi ini, untuk menjaga keselamatan bersama dengan social distancing dan memakai masker setiap saat," lanjutnya.

Ia mengaku karya-karyanya memang tertarik pada realisme sosial, surealisme serta terpesona dalam mengeksplorasi interaksi warna. Felicia juga menggunakan warna yang kaya dalam karya seninya dan menggali lebih dalam di permasalahan sosial.

Tapi, lanjut Felicia, ia berharap lukisan This Too Shall Pass tidak hanya menjadi catatan masa-masa sulit bagi mereka yang menghadapi pandemi. "Semoga juga sebagai pengingat kalau situasi ini akan berlalu," tambah Felicia.

Salah satu tim dewan juri, Asikin Hasan, menambahkan lukisan Felicia menjadikan pengalaman personal bertransformasi ke sesuatu hal yang unik.

"Itulah yang tim juri harapkan. Dia bisa melihat sebuah kondisi atau sesuatu yang orang lain tidak bisa melihatnya," pungkasnya.



Simak Video "Status Masih Saksi, Artis Terduga Prostitusi Online Dipulangkan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)