detikHot

art

Seniman Jepang Takashi Murakami Bangkrut Imbas Corona

Kamis, 02 Jul 2020 12:32 WIB Tia Agnes - detikHot
PARIS, FRANCE - JUNE 23:  Takashi Murakami attends the Dior Homme Menswear Spring/Summer 2019 show as part of Paris Fashion Week on June 23, 2018 in Paris, France.  (Photo by Francois Durand/Getty Images for Dior) Foto: Getty Images for Dior/Francois Durand Seniman Jepang Takashi Murakami Bangkrut Imbas Corona
Jakarta -

Kabar tak menyenangkan menimpa seniman asal Jepang, Takashi Murakami. Ia dikabarkan berada di ambang kebangkrutan karena imbas COVID-19.

Dalam sebuah video yang diunggah di Instagram, seniman kontemporer kelahiran 1962 itu mengatakan kepada dua juta penggemarnya ia merinci kisah memilukan.

Film fiksi ilmiah beranggaran besar yang dibuat sejak sebulan yang lalu menjadi penyebab kesengsaraan keuangan Murakami. Perusahaan dan galeri seni Kaikai Kiki menghadapi kebangkrutan.

Ia dipaksa untuk mengakhiri produksi di banyak usaha termasuk film panjang Jellyfish Eyes Bagian 2: Mahashankh. Film ini adalah karya cinta yang dibuat sang seniman yang sudah dikerjakan selama 9 tahun.



Pada 2013, filmnya rilis di Jepang dan Amerika Serikat. "Filmnya tidak sukses dari segi bisnis," ungkap Takashi Murakami.

PARIS, FRANCE - JUNE 23:  Takashi Murakami attends the Dior Homme Menswear Spring/Summer 2019 show as part of Paris Fashion Week on June 23, 2018 in Paris, France.  (Photo by Francois Durand/Getty Images for Dior)Seniman Jepang Takashi Murakami Bangkrut Imbas Corona Foto: Getty Images for Dior/Francois Durand



Gaya mewah sang seniman juga menjadi penyebab lainnya. Sang seniman diketahui punya pengeluaran mewah sejak mulai dikenal sebagai seniman besar.

Sejumlah kolaborasi sukses dengan desainer kelas A dunia termasuk Louis Vuitton, Virgil Abloh, Comme des Garçons, dan Supreme. Ditambah proyek dengan Billie Eilish, Kanye West, dan Pharrell Williams menjadikannya salah satu wajah yang paling dikenal dalam seni kontemporer.

Takashi Murakami kerap menggambar bunga-bunga penuh senyum dan mata berkedip-kedip. Karya seninya pun mendapatkan pengakuan dunia seni global.

LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 06:  'Lionel Messi and a Universe of Flowers' by Takashi Murakami is one of the works featured in Sotheby's forthcoming auction on the 12th of Febrary 2015 in support of the 1 in 11 campaign led by Lionel Messi, FC Barcelona Foundation, Unicef and Rota at Sotheby's on February 6, 2015 in London, England.  (Photo by Tristan Fewings/Getty Images for Sotheby's)Salah satu lukisan Takashi Murakami tentang Lionel Messi yang dilelang Foto: Tristan Fewings/ Getty Image



"Pasar seni yang buruk saat Corona telah mengurangi minat pasar sehingga menyebabkan penjualan yang buruk," tuturnya.

Ada juga spekulasi yang menyebut proyek yang berhubungan dengan karya seni Murakami adalah fashion. Saat pandemi COVID-19, pasar fashion pun kurang bagus.

"Saya akan mengubah format film bagian dua dari film fitur ke video klip kecil, tapi saya tidak tahu bagaimana masa depan galeri yang saya dirikan Kaikai Kiki," pungkasnya.




Simak Video "Seniman Solo Ngamen Online, Hibur Warganet Kala Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)

Photo Gallery
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikhot.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com