Dianggap Penjajah, Patung Cecil Rhodes di Oxford Akhirnya Diturunkan

Tia Agnes - detikHot
Kamis, 18 Jun 2020 13:15 WIB
Patung Cecil Rhodes
Foto: Istimewa
Jakarta -

Patung bersejarah yang ada di Universitas Oxford, Cecil Rhodes, diminta untuk digulingkan karena dianggap kontroversial. Para gubernur dan pihak universitas memberikan suara untuk menurunkan patung penjajah tersebut.

Sosok Cecil Rhodes dianggap kontroversi karena simbol imperialisme dan rasialisme. Dalam sebuah pernyataan, para aktivis meminta agar patung Rhodes berhenti untuk menghiasi fasad Oriel College di High Street Oxford.



"Setelah periode debat dan refleksi yang matang, kami akhirnya memutuskan untuk menurunkannya," ungkap Gubernur Oriel College, dilansir dari BBC, Kamis (18/6/2020).

Penurunan patung Cecil Rhodes merupakan dukungan bagi mahasiswa kulit hitam dan etnis minoritas. Pemimpin Dewan Kota Oxford, Susan Brown, mendukung keputusan tersebut.

Setelah pemakaman pria Afrika Amerika George Floyd, unjuk rasa menuntut keadilan bagi warga kulit hitam terus bergema. Seruan Black Lives Matter pun bergaung.

Para pengunjuk rasa di jalan-jalan Oxford menyerukan patung diturunkan. Sosok Cecil Rhodes mewakili nilai-nilai imperialisme yang tidak lagi diterima.



Simak Video "Patung Tokoh Perbudakan di Inggris Diturunkan"
[Gambas:Video 20detik]
(tia/dar)